VAKSINASI KUTIL KELAMIN UNTUK MENGURANGI RISIKO KANKER KULIT

Bagaimana vaksinasi kutil kelamin?

Banyaknya kejadian hubungan seks bebas dan di bawah umur yang mengakibatkan beberapa pria dan wanita terinfeksi penyakit kutil kelamin atau virus HPV (human papillomavirus) sekarang menjadi perhatian para pakar kesehatan kulit dan kelamin (andrologi dan ginekologi).

Infeksi kutil kelamin selalu dihubungkan sebagai penyebab utama kanker serviks pada wanita. Infeksi ini menyebabkan wanita memiliki tingkat kerapuhan psikologis yang tinggi dibandingkan pria. Hal ini membuat para dokter spesialis kesehatan kulit dan kelamin membuat terobosan metode penanganan infeksi kutil kelamin. Vaksinasi pencegahan infeksi kutil kelamin setelah diteliti secara mendalam oleh para dokter spesialis kulit dan kelamin ternyata juga berfungsi sebagai pencegah risiko terkena kanker kulit. >>> [klik] jika ingin mengetahui lebih lanjut apa itu kutil kelamin.

VAKSINASI-KUTIL-KELAMIN-UNTUK-MENGURANGI-RISIKO-KANKER-KULIT

Infeksi kutil kelamin atau virus HPV pada wanita ditenggarai oleh dua faktor besar, yakni:

  1. Umur.
  2. Perilaku seksual.

Umur adalah faktor awal dari timbulnya infeksi kutil kelamin atau virus HPV. Biasanya, infeksi kutil kelamin pada anak-anak merupakan penyakit bawaan dari orang tua yang sebelumnya pernah terinfeksi kutil kelamin.

Perilaku seksual yang tidak teratur menyumbang kontribusi paling besar sebagai penyebab infeksi kutil kelamin. Beberapa hasil riset juga menyimpulkan bahwa infeksi kutil kelamin memiliki peran dalam perkembangan virus  menjadi penyebab kanker kulit.

Seiring dengan perkembangan teknologi kesehatan, banyak metode penanganan untuk mencegah infeksi kutil kelamin bagi pria dan wanita. Salah satunya adalah vaksinasi. Ternyata, hasil dari beberapa penelitian kesehatan yang menyimpulkan bahwa infeksi kutil kelamin dapat menjadi penyebab kanker kulit juga menyimpulkan bahwa vaksinasi infeksi kutil kelamin bisa mengurangi risiko terkena kanker kulit.

>>> [konsultasikan kondisi anda dengan dokter jika ingin mengetahui diagnosa lebih lanjut]<<<

Hal ini dibuktikan dengan percobaan beberapa dokter spesialis kulit dan kelamin yang menyuntikkan vaksin Gardasil ke pasien pengidap infeksi kutil kelamin. Hasil yang diperoleh adalah penurunan sel karsinoma skuoamosa yang menjadi penyebab kanker kulit non-melanoma sebesar 60% dan penurunan sel karsinoma basal sebesar 100%. Penurunan sel karsinoma tersebut disimpulkan oleh peneliti spesialis sebagai perkembangan daya tahan tubuh terhadap virus yang mulai menyebar ke beberapa organ tubuh lain, namun vaksinasi berhasil menghentikan penyebaran virus sebelum akhirnya terlambat.

Vaksinasi kutil kelamin atau virus HPV dapat didapatkan di klinik kesehatan spesialis kulit dan kelamin yang profesional. Berkonsultasi dengan dokter spesialis sangat diperlukan untuk menjaga perkembangan kesehatan tubuh dan psikologis.

konsultasi