TERJADINYA PENYAKIT HERPES

Penyakit herpes simplex merupakan infeksi yang sangat umum terjadi pada masyarakat. Penyakit ini mempunyai ciri berupa bulatan-bulatan sedikit berisi cairan yang terasa gatal. Penyebab penyakit adalah herpes simpleks virus tipe 1 dan tipe 2. Kedua virus mudah menular, penularannya menggunakan gesekan kulit antar penderita herpes dengan orang normal.

 

Risiko Infeksi Herpes Genital

 

Sesuatu yang patut diperhatikan merupakan herpes genital pun meraih disebabkan oleh HSV-1, kenapa? Hal ini dapat timbul apabila seseorang yang menderita penyakit herpes mulut malakukan oral seks kepada pasangannya. Sehingga, pasangan seksualnya ini menderita herpes genital yang diakibatkan oleh HSV-1.

 

Gejala Penyakit Herpes

Jutaan orang di Indonesia yang terinfeksi tidak mengetahui yakni mereka memiliki herpes sebab mereka tidak pernah mempunyai atau melihat, gejalanya. Pada umumnya infeksi herpes memang tidak menimbulkan gejala.

 

Gejala herpes virus genital termasuk:

  • Lecet.
  • Perasaan terbakar jika air seni mengalir di atas luka.
  • Ketidakmampuan untuk buang air kecil jika pembengkakan luka yang parah memblokir uretra.
  • Gatal pada daerah penile.
  • Adanya luka terbuka.
  • Nyeri pada daerah yang terkontaminasi.
  • Panas dingin.
  • Sakit kepala.
  • Perasaan lemah (malaise), seperti influenza.
  • Badan terasa pegal.

Untuk mengerti lebih teknologi pengobatan kami, langsung klik disini<<<

 

Teknik Mendiagnosa Herpes simplex

Teknik mendiagnosis yang paling jitu adalah dengan tes labor. Dengan tes darah, meraih diketahui apakah seseorang terkontaminasi herpes genital atau tidak, bahkan jika orang ini tidak memiliki gejala penyakit herpes. Seperti yang telah disebutkan di atas, yakni banyak penderita penyakit herpes virus yang tidak menyadari yakni mereka sudah terinfeksi virus herpes. Karena itu, teknik yang paling pasti hanyalah dengan tes laboratorium.

 

Pencegahan Penyakit Herpes Simplex

Untuk mengerti lebih teknologi pengobatan kami, langsung klik disini<<<

Ada 3 cara utama untuk mencegah penularan herpes genital:

  1. Berhenti melakukan hubungan seksual kunjung setelah Anda merasakan tanda-tanda awal infeksi. Tanda-tanda depan infeksi mungkin termasuk rasa terbakar, gatal, atau kesemutan. Jangan berhubungan seks genital, anal, atau oral, justru dengan kondom. Tunggu hingga gejala tidak ada. virus ini dapat menyebar untuk luka yang tidak yang tidak terbuka oleh kondom.
  2. Gunakan kondom pada antara episode gejala bagi mengurangi risiko penularan. Menyentuh semua jenis ruam herpes virus dapat menyebarkan virus untuk satu pasangan ke sebagainya atau dari satu periode tubuh ke yang lain, terutama selama herpes.
  3. Jangan menyentuh luka. Jika Anda melakukannya, cuci tangan dengan sabun serta air untuk membunuh virus. Cuci tangan setelah melaksanakan ke kamar mandi, sebelum menggosok mata Anda, serta sebelum menyentuh lensa kontak.
  4. Jangan membasahi lensa kontak atau kacamata dengan air liur, terutama jika Kamu memiliki herpes oral.

Segera datang dan periksakan diri Anda dengan dokter ahli spesialis Klinik Apollo.