PENYEBAB KLAMIDIA

 

Klamidia disebabkan akibat bakteri Chlamydia trachomatis. Penularan chlamydia bisa melalui seks verbal, anal, vaginal, dan saling bersentuhannya alat kelamin. Selain itu, chlamydia juga dapat menular melalui alat bantu seks yang tidak dilapisi dengan kondom atau tidak dicuci sampai bersih sesudah digunakan.

Beberapa aspek lain yang dapat menambahkan risiko seseorang terkena chlamydia adalah:

  • Pernah mengidap penyakit menular seksual.
  • Memiliki sedikit lebih satu pasangan seksual atau berganti-ganti pasangan.
  • Berhubungan seksual tanpa menggunakan kondom.
  • Aktif secara seksual sebelum usia 18 tahun.

Chlamydia tidak menular melalui dalam beberapa hal berikut ini:

  • Pelukan.
  • Dudukan toilet.
  • Menggunakan peralatan makan yang sama dengan penderita.
  • Berbagi handuk dengan penderita.
  • Ciuman.
  • Berenang dalam kolam renang yang persis.
  • Mandi di kamar mandi yang sama.

Oleh karena tersebut, ketika merencanakan kehamilan ataupun pada saat awal kehamilan, pastikan Anda tidak tengah mengalami infeksi ini serta jika positif, obati secepat mungkin.

Diagnosis Chlamydia

Chlamydia dapat didiagnosis dengan teknik yang mudah dan tidakmenimbulkan rasa sakit, ialah dengan menggunakan alat penyeka yang berbentuk seperti tes sampel urine. Alat penyeka bisa digunakan untuk mengumpulkan sampel cairan dari kelopak mata jika mata mengalami peradangan akibat infeksi chlamydia. Selain itu, oru?e penyeka juga bisa dimanfaatkan untuk mengambil sampel untuk tenggorokan atau anus andai pasien melakukan seks atau anal.

Tes semestinya dilakukan kembali setelah 3 bulan untuk memastikan infeksi chlamydia sudah hilang sebaik-baiknya. Chlamydia tidak dapat dideteksi dengan tes darah ataupun pap smear.

Pengobatan Chlamydia

Chlamydia dapat diatasi dengan menggunakan kombinasi obat antibiotik. Pengobatan chlamydia disarankan untuk mereka yang:

  • Hasil tesnya positif terhadap chlamydia.
  • Bayi baru lahir dengan ibu yang positif menderita chlamydia pada ketika kehamilan dan persalinan.

Konsultasikan kepada dokter Klinik Apollo jika Kamu sedang hamil atau menyusui, memiliki alergi terhadap obat antibiotik, atau sedang memanfaatkan alat kontrasepsi.

Pada saat ini, klamidia dapat diobati dan disembuhkan. Bahkan ketika sembuh dan dinyatakan timbul kembali dari akibat infeksi Chlamydia tidak dapat dibatalkan. Sebuah pengobatan rutin selama tujuh hari dalam antibiotik adalah rute pengobatan yang paling efektif. Selain itu, pasangan seksual dan mantan dalam dua bulan sebelumnya harus ditangani dengan kursus yang sama selama antibiotik untuk menjaga infeksi dari secara berulang.

 

image: