Penularan Sifilis Dan Cara Mencegahnya

Sifilis adalah infeksi menular seksual yang dapat menyebabkan masalah kesehatan serius jika tidak diobati. Sifilis dibagi menjadi beberapa tahap (primer, sekunder, laten, dan tersier), dan ada tanda dan gejala yang berbeda yang terkait dengan setiap tahap. Sifilis disebabkan oleh infeksi yang disebabkan oleh bakteri treponema pallidum yang disebarkan dan didapat melalui aktivitas hubungan seksual. >>> [klik] jika ingin mengetahui lebih lanjut apa itu penyakit kelamin sifilis.

Penularan-Sifilis-Dan-Cara-Mencegahnya

Gejala sifilis tidak selalu jelas dan akhirnya bisa hilang, tapi biasanya penderita penyakit ini akan tetap terinfeksi kecuali anda melakukan pengobatan. Beberapa orang dengan sifilis tidak memiliki gejala yang dapat dikenali secara cepat. Penderita sifilis mungkin akan mengalami gejala dan ciri-ciri yang meliputi:

  • Luka kecil atau bisul yang tidak nyeri yang biasanya muncul di penis, vagina, atau sekitar anus, tapi bisa terjadi di tempat lain seperti mulut.
  • Ruam merah bercak yang sering mempengaruhi telapak tangan atau telapak kaki.
  • Pertumbuhan kulit kecil (mirip kutil kelamin) yang mungkin berkembang pada vulva pada wanita atau di sekitar anus pada pria dan wanita.
  • Bercak putih di mulut.
  • Kelelahan, sakit kepala, nyeri sendi, suhu tinggi (demam), dan kelenjar bengkak di leher, pangkal paha atau ketiak.

 

Bagaimana sifilis menyebar?

Anda bisa mendapatkan sifilis dengan kontak langsung dengan sifilis selama seks vaginal, anal, atau oral. Sakit dapat ditemukan pada atau sekitar penis, vagina, atau anus, atau di rektum, di bibir, atau di mulut. Sifilis juga bisa menyebar dari ibu yang terinfeksi ke janinnya. >>> [klik] jika ingin mengetahui lebih lanjut bagaimana sifilis menyebar.

 

Bagaimana Cara Mencegah Sifilis?

Satu-satunya cara untuk menghindari PMS adalah tidak memiliki seks vaginal, anal, atau oral. Jika anda aktif secara seksual, Anda dapat melakukan hal berikut untuk menurunkan peluang anda terkena sifilis:

  • Melakukan hubungan monogami dalam waktu yang cukup panjang dengan pasangan yang sudah di uji kesehatan kelamin dan terbebas dari infeksi atau penyakit kelamin jenis apapun.
  • Menggunakan kondom lateks dengan cara yang benar setiap kali berhubungan seks. Kondom mencegah penularan sifilis dengan mencegah kontak dengan sakit. Terkadang luka terjadi di daerah yang tidak terjangkau oleh kondom. Kontak dengan luka ini masih bisa menularkan sifilis.
  • Tidak memiliki pasangan seksual lebih dari satu dan berganti-ganti pasangan seks.
  • Rutin untuk melakukan pemeriksaan kelamin.
  • Tidak berhubungan seksual dengan orang yang memiliki riwayat atau infeksi menular seksual.

Jika anda memiliki gejala yang mirip dengan sifilis segera untuk melakukan pemeriksaan dengan dokter. Melakukan pemeriksaan dengan dokter pada tahap awal mengalami gejala merupakan salah satu cara untuk mencegah anda mengalami komplikasi yang dapat ditimbulkan oleh penyakit kelamin sifilis.>>> [klik] jika ingin mengetahui lebih lanjut cara mencegah siflis.

Apabila anda membutuhkan tempat untuk mengobati dan melakukan pemeriksaan terhadap penyakit kelamin menular seksual sifilis silahkan menghubungi klinik apollo. Untuk informasi lebih lanjut silahkan menghubungi klinik apollo melalui 0812-3388-1616.

konsultasi