MENCEGAH INFEKSI SALURAN KENCING PADA WANITA

Risiko infeksi saluran kencing pada wanita jauh tinggi daripada pria. Sesuatu ini disebabkan karena uretra wanita lebih pendek serta jarak anus-uretra lebih dekat.

Infeksi saluran kencing ataupun kemih merupakan infeksi yang terjadi pada saluran kemih. Saluran yang terdiri untuk ginjal, ureter, kandung kemih, dan uretra ini merupakan tempat di mana a stream of pee dibuat, disimpan, dan dibuang dari dalam tubuh. Misalnya yang disebutkan di arah, infeksi saluran kencing di dalam wanita bisa terjadi sebab uretra (saluran yang menarik urine dari kandung kemih ke luar tubuh) hawa lebih pendek. Bakteri yang kemudian menyerang uretra akan melanjutkan perjalanan sehingga ke kandung kemih dengan lebih cepat. Bakteri mencapai saluran keluar uretra karena letaknya yang relatif dekat dengan anus. Perkara tersebut membuat bakteri yang berasal dari usus tidak kecil dan banyak terdapat pada lubang anus, menjadi jauh mudah jalan-jalan ke lubang uretra.

Jika mengalami berbagai situasi berikut ini, kemungkinan tidak kecil Anda sedang menderita infeksi saluran kencing:

  • Sering buang air kecil, namun urine yang keluar tidak banyak.
  • Terbangun di malam hari untuk buang air kecil.
  • Ada rasa sakit, menyengat, atau perih saat buang air kecil.
  • Urine berbau tidak sedap.
  • Urine berwarna gelap, kemerahan, ataupun keruh.
  • Perut bagian bawah terasa berat.
  • Nyeri dalam punggung bagian bawah ataupun samping.
  • Merasa kelelahan, demam, dan menggigil.

Untungnya, infeksi saluran kencing pada wanita bisa dicegah dengan melancarkan langkah-langkah sederhana di bawah ini:

  • Minum air putih 6-8 gelas setiap hari dan setelah berhubungan seks.
  • Jangan menahan buang air kecil.
  • Selalu buang air kecil sebelum dan sesudah berhubungan badan untuk menghilangkan bakteri yang mungkin sudah memasuki uretra.
  • Membersihkan kemaluan sebelum melakukan hubungan seks.
  • Basuh area feminin untuk depan ke belakang.
  • Bersihkan bibir luar vagina serta anus setiap hari.
  • Jangan menggunakan pembersih organ intim karena bisa menyebabkan gangguan.
  • Jaga daerah kemaluan masih kering dengan mengenakan pakaian dari bahan katun. Manfaatkan pakaian yang longgar.
  • Hindari celana jeans ketat ataupun busana berbahan nilon sebab dapat membuat kulit jadi lembap dan menimbulkan bakteri.
  • Pertimbangkan untuk tidak menentukan diafragma, krim spermisida, ataupun kondom yang tidak berpelumas sebagai alat kontrasepsi, sebab bahan-bahan tersebut dapat mengakibatkan iritasi.
  • Minum jus untuk mencegah infeksi saluran kencing pada wanita.

Jika tidak segera diobati, infeksi saluran kencing pada wanita meraih menyebar hingga ke ginjal. Komplikasi seperti gagal ginjal atau infeksi darah juga bisa menimpa, meskipun jarang terjadi. Yuk, mulai untuk sekarang jangan lupa mengontrol kebersihan dan kesehatan body organ intim Anda.

Anda bisa mengunjungi Klinik Apollo untuk mendiagnosa penyakit infeksi saluran kencing anda. Konsultasikan semua keluhan yang anda rasakan dan dapatkan perawatan medis segera dengan dokter kami.

Tips hangat untuk ke rumah sakit: silahkan buka wabsite kami untuk memahami informasi tentang Klinik Apollo, tidak perlu antri, dan dapat diprioritaskan untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis kami. Terima kasih.

image: