KLINIK AMPUH ATASI IRITASI PADA KEPALA PENIS

 

Kilinik spesialis penyakit Balanitis di Jakarta-  Jakarta merupakan Ibu kota Republik Indonesia yang salah satunya sebagai tola ukur kemajuan perkembangan suatu negara, salah satu kemajuan teknologi canggih di era komunikasi online ini banyak muncullah jenis klinik klinik penyakit kelamin di berbagai daerah yang melayani melalui layanan online sehingga tempat bukan menjadi penghalang untuk para penderita penyakit kelamin tinggal browsing ketik di mesin pencarian Klinik Apollo di Jakarta,

“ Klinik Apollo adalah satu-satu nya klinik terbesar dan terpercaya menanggani penyakit balanitis.”

Balanitis merupakan peradangan pada ujung kepala penis (glans penis) yang disebabkan oleh berbagai situasi. Infeksi yang terjadi gara-gara balanitis seringkali juga mengakibatkan peradangan pada kulit yang menutupi penis pada male organ yang tidak dikhitan (preputium). Beberapa hal yang meraih menyebabkan terjadinya balanitis yaiut adalah infeksi jamur, infeksi bakteri, penyakit menular, gangguan kulit, dan kelainan kulit lainnya.

Balanitis dapat timbul pada siapa saja serta pada usia berapapun. Balanitis sering terjadi pada buah hati di bawah umur 4 tahun dan pada laki-laki dewasa yang tidak dikhitan. Sekitar satu dari 25-30 orang yang tidak dikhitan mengalami balanitis.

Gejala Balanitis

Gejala yang umum nampak pada penis yang terkena balanitis antara lain:

  • Kemerahan pada kepala penis berupa bercak merah hingga memerah seluruhnya.
  • Lepuh (ulcer) di dalam penis.
  • Iritasi.
  • Terasa keras, kering, atau kaku.
  • Kepala penis membengkak.
  • Nyeri.
  • Terkadang keluar cairan kental untuk bawah preputium yang mengundang bau tak sedap gara-gara infeksi bakteri anaerob ataupun Streptococcus sp.
  • Rasa tidak nyaman saat buang air kecil.
  • Sulit untuk memikat preputium (fimosis).
  • Pada dalam beberapa kasus menyebabkan impotensi.
  • Menimbulkan limfoadenopati.
  • Sulit untuk melakukan kateter Foley.
  • Gatal.
  • Gejala sistemik seperti demam ataupun mual, namun jarang timbul.

Penyebab Balanitis

Terdapat dalam beberapa hal yang dapat mengakibatkan seseorang terkena balanitis, masa lain:

  • Tidak menjaga kebersihan alat kelamin. Jika seseorang yang belum dikhitan tidak menjaga kebersihan alat kelaminnya, kemudian ditambah faktor ketatnya kulup (preputium), dapat mendatangkan iritasi akibat cairan di dalam alat kelamin (smegma).
  • Infeksi menular seksual. Berbagai macam penyakit infeksi menular seksual (misalnya herpes genital, klamidia, ataupun gonorea) dapat menyebabkan balanitis.
  • Infeksi menular nonseksual. Berbagai macam mikroba yang normalnya hidup pada kulit dapat menimbulkan penyakit infeksi. Penyebab utama terjadinya balanitis akibat infeksi nonseksual merupakan jamur jenis Candida sp. Candida sp juga adalah jamur yang menyebabkan infeksi vagina dan keputihan di dalam wanita. Candida sp biasanya hidup di permukaan kulit pada kondisi normal, tetapi pada waktu tertentu meraih menimbulkan infeksi. Beberapa macam bakteri juga dapat mendatangkan balanitis pada anak-anak ataupun laki-laki dewasa.

Hal-hal simple yang bisa dilakukan untuk meredakan gejala balanitis merupakan sebagai berikut:

  • Menghindari pemakaian sabun pada alat kelamin ketika terjadi inflamasi.
  • Menggunakan krim pelembab (moisturizer) sebagai pengganti sabun untuk membersihkan alat kelamin.
  • Menggunakan air hangat untuk membersihkan organ kelamin, lalu dikeringkan perlahan.
  • Mandi dengan memanfaatkan air asin.

Selama menjalani pengobatan balanitis yang tidak disebabkan infeksi menular seksual, penderita boleh saja melancarkan aktivitas seksual dengan pasangan. Namun alangkah baiknya kegiatan seksual dihindari karena dicemaskan bisa menimbulkan rasa sakit pada penis.

Jika balanitis disebabkan oleh infeksi menular, maka penderitanya tidak dibolehkan untuk melengkapi aktivitas seksual, sebelum pengobatan selesai serta gejala hilang, karena dicemaskan akan menularkan penyakit pada pasangan.

Pencegahan Balanitis

Balanitis dapat dicegah dengan situasi sebagai berikut:

  • Bersihkan male organ secara rutin setiap hari menggunakan sabun. Untuk jamaah yang belum dikhitan, positifkan untuk membersihkan kepala male organ dan dibilas menggunakan air.
  • Jika gejala balanitis berkaitan dengan penggunaan kondom, gunakan kondom khusus yang dibuat kulit sensitif.
  • Jika bergiat menggunakan senyawa kimia berbahaya, pastikan mencuci tangan lebih dahulu sebelum buang air kecil.
  • Menggunakan kondom di dalam saat melakukan aktivitas seksual dengan pasangan baru.
  • Mengontrol kondisi diabetes dan penyakit kronis lain yang tampaknya berdampak pada balanitis.
  • Mengurangi berat badan jika mendapatkan obesitas.

Komplikasi Balanitis

Andai tidak ditangani lebih lanjut, balanitis dapat menyebabkan masalah-masalah kesehatan lain, seperti:

  • Nyeri sendi.
  • Ruam pada periode kulit lainnya.
  • Mulut kering.
  • Pembengkakan kelenjar.
  • Demam.
  • Mual.
  • Letih.

Jika Anda ingin tahu lebih banyak tentang ini, Anda dapat mengklik konsultasi online Klinik Apollo dokter kami akan menjawab pertanyaan anda.

Atau bisa juga (Hotline Kesehatan 021-6256215) saya percaya bahwa Klinik Apollo dapat menjadi bantuan yang baik untuk Anda.

image: