Gejala Impotensi

Gejala Impotensi

Apa itu impotensi? Impotensi atau dikenal dengan disfungsi ereksi (DE) didefinisikan sebagai ketidakmampuan untuk mendapatkan atau mempertahankan ereksi yang cukup untuk penetrasi dan untuk kepuasan kedua pasangan seksual.

 

Bagaimana gejala impotensi? 

Disfungsi ereksi atau biasa dikenal dengan impotensi berbeda dari kondisi lain yang memengaruhi hubungan seksual. Apa yang membuat Anda lebih mungkin mengembangkan penyakit impotensi? Dan apa yang dapat Anda lakukan untuk menurunkan risiko Anda untuk itu? Kenali penyebab terjadinya impotensi.

 

Memahami gejala impotensi 

Impotensi memiliki gejala yang sangat khas yaitu tidak dapat memiliki atau mempertahankan ereksi yang memadai untuk aktivitas seksual adalah tanda yang menentukan dari disfungsi ereksi atau penyakit impotensi. 

 

Apa penyebab impotensi

Jika Anda mengalami masalah dalam mencapai atau mempertahankan ereksi, ketahuilah ada beberapa penyebab impotensi antara lain adalah: 

• Faktor psikologis

Faktor psikologis seperti stres, kegelisahan dan depresi menjadi faktor penyebab atas kasus terjaidnya impotensi. Sekitar 10% -20% dari semua kasus disfungsi ereksi disebabkan oleh faktor psikologis.

 

• Diabetes

Sekitar 35% hingga 75% pria dengan diabetes akan mengalami setidaknya beberapa derajat disfungsi ereksi selama hidup mereka.

 

• Masalah pembuluh darah 

Penyakit pembuluh darah, yang mempengaruhi aliran darah ke organ-organ, mungkin menjadi penyebab impotensi pada sebanyak 50% hingga 70% pria yang memilikinya.

 

• Arteri yang tersumbat 

Hubungan antara aterosklerosis - pengerasan pembuluh darah tubuh - dan disfungsi ereksi sudah diketahui oleh para dokter. Jika Anda memiliki impotensi, memahami koneksi mungkin menyelamatkan hidup Anda.

 

• Tekanan darah tinggi

Sementara banyak obat yang digunakan untuk mengobati tekanan darah tinggi telah dikaitkan dengan disfungsi ereksi, beberapa lebih kecil kemungkinannya untuk menyebabkan masalah. Obat tekanan darah tinggi tertentu bahkan dapat meningkatkan disfungsi ereksi untuk beberapa pria.

 

• Penyakit prostat

Penyakit yang terjadi pada prostat merupakan penyebab terjadinya disfungsi ereksi. 

 

Bagaimana cara mencegah terjadinya penyakit impotensi?  

Jika Anda berisiko mengalami disfungsi ereksi, mengambil langkah-langkah untuk mencegahnya - seperti berhenti merokok, berolahraga, dan menjaga berat badan yang sehat - juga akan membantu Anda menjalani kehidupan yang lebih sehat secara keseluruhan.

 

>>>bagaimana cara mengatasi impotensi? [klik disini berkonsultasi]<<<

 

Bagaimana cara penanganan terjadinya impotensi? 

Perbaikan dalam gaya hidup Anda, seperti makan makanan sehat, mengurangi asupan alkohol, menurunkan berat badan dan meningkatkan olahraga Anda dapat secara dramatis meningkatkan disfungsi ereksi. Perawatan yang lebih spesifik biasanya melibatkan:

 

• Penurunan berat badan dan peningkatan olahraga (ini dapat mengurangi risiko disfungsi ereksi hingga 70%)

• Pengobatan kelainan hormon apa pun (pengobatan testosteron hanya diindikasikan jika kadar testosteron Anda rendah dan mungkin berbahaya jika kadarnya normal);

• Modifikasi gaya hidup (mengurangi stres, berhenti merokok, mengurangi konsumsi alkohol & menghentikan obat-obatan terlarang);

• Pengobatan kelainan anatomi apa pun jika ada (mis. sunat, frenuloplasti, pelurusan penis);

 

Konsultasikan keluhan Anda di Klinik Apollo

Jika Mengalami impotensi, Anda dapat berkonsultasi dengan Klinik Apollo, untuk membantu mengatasi keluhan yang Anda derita saat ini.

Klinik Apollo adalah Klinik Spesialis Kulit Dan Kelamin, yang berada di jakarta, Klinik modern yang memiliki peralatan medis yang modern serta ditangani langsung oleh dokter yang berpengalaman dalam bidangnya. Privasi pasien terjaga serta biaya penanganan yang terjangkau.
 

>>> Klinik Apollo bagus atau tidak? <<<

 

Untuk informasi lebih lanjut mengenai impotensi, atau Anda memiliki keluhan lainnya silahkan hubungi hotline kami di nomor 0812-3388-1616. 

image: