Durasi Normal Hubungan Seksual Untuk Mencegah Ejakulasi Dini

Salah satu hal yang perlu dibicarakan setiap pasangan dalam rumah tangga adalah tentang durasi normal dalam melakukan hubungan seksual agar keduanya sama-sama mendapatkan kepuasan yang maksimal dan mencegah gangguan lain yang mungkin timbul seperti ejakulasi dini.  Ejakulasi dini merupakan gangguan seksual yang umum di alami oleh pria karena tidak mampu bertahan lama dalam menahan ejakulasi saat melakukan hubungan seksual.

 

Apa saja ciri dan gejala pria yang mengalami ejakulasi dini?

 

  • Sering terlalu cepat atau hampir selalu mengalami ejakulasi dalam waktu hanya satu menit setelah melakukan gerakan penetrasi
  • Hampir selalu tidak dapat menahan ejakulasi selama berhubungan seksual
  • Tertekan, stress, atau frustasi dan akhirnya cenderung menghindar untuk berhubungan seksual
  • Mengalami penurunan bahkan kehilangan gairah untuk berhubungan seksual

 

 

Berapa Durasi Normal Untuk Berhubungan Seksual?

 

Pada dasarnya tidak ada aturan resmi mengenai berapa lama hubungan seksual harusnya berlangsung. Hal ini tergantung dari keinginan masing-masing pasangan dan beberapa faktor lain. Namun, memperhatikan lamanya berhubungan seksual juga penting dilakukan untuk menghindari masalah seksual yang bisa saja terjadi seperti ejakulasi dini.

 

  • Para peneliti telah melakukan survei dan mencatat rata-rata durasi pria saat berhubungan seksual. Hasilnya, sebagian besar mulai dari saat penetrasi hingga orgasme berlangsung antara 1 hingga 10 menit. Berdasarkan penelitian soal waktu, durasi hubungan seksual 1 hingga 10 menit tersebut dialami sekitar 90 persen dari seluruh pria di dunia.

 

  • Menurut para konsultas dan terapis seks mengenai berapa lama hubungan seks terbaik jawabannya adalah 3 hingga 7 menit “cukup” sementara 7 hingga 13 menit “sesuai harapan”. Sementara waktu 1 hingga 2 menit terlalu pendek.

 

  • Menurut sebagian besar pendapat seksolog dan dokter ahli, umumnya pria dikatakan mengalami ejakulasi dini jika ia tak mampu menahan ejakulasinya kurang dari 1 menit setelah penetrasi hubungan seksual.

 

  • Pria juga dikatakan mengalami ejakulasi dini jika ia mengeluarkan sperma bahkan sebelum terjadi penetrasi penis ke vagina

 

Bagaimana cara mencegah ejakulasi dini?

 

Banyak hal yang dapat menjadi penyebab ejakulasi dini sehingga diperlukan pemeriksaan fisik ke dokter untuk mengetahui penyebab pastinya. Oleh karena itu, konsultasi ke dokter adalah langkah pertama yang tepat untuk mengetahui cara mencegah ejakulasi dini berdasarkan hal-hal yang dapat menjadi potensi penyebabnya.

  • Relaksasi

Ejakulasi dini dapat dicegah dengan cara relaksasi. Hal yang paling sederhana yang bisa Anda lakukan adalah dengan cara mengambil napas panjang untuk menunda ejakulasi terjadi saat berhubungan seksual.

 

  • Terapi bicara/konseling

Berbicara dengan dokter, pasangan, menyampaikan secara terbuka tentang keluhan yang Anda alami dapat meredakan kecemasam sekaligus menemukan cara untuk mengurangi stress. Terapi seperti ini juga dapat dilakukan dengan pendampingan obat-obatan yang diberikan oleh dokter.

 

  • Mengganti posisi saat berhubungan seksual

Cara ini dilakukan dengan membiarkan wanita mengambil posisi diatas agar dia dapat menarik diri saat pria merasa akan mengalami ejakulasi. Selain itu, ada baiknya menghindari posisi pria diatas dan mengganti dengan posisi bersisian atau mengurangi kecepatan penetrasi.

image: 
Tag: 
ejakulasi dini