Ciri-Ciri Terkena Penyakit Raja Singa

Penyakit sifilis atau di indonesia dikenal dengan penyakit raja singa adalah penyakit kelamin yang disebabkan oleh bakteri treponema pallidum. Bakteri ini juga disebut dengan spirochaeta pallida yang berbentuk spiral serta berwarna putih. Penyakit sifilis ini lebih sering menyerang pria, karena pria tertular pada saat berhubungan seksual dengan banyak pasangan. Sifilis tidak dapat menular melalui penggunaan benda-benda secara bersamaan seperti menggunakan peralatan makan, mandi, pakaian, dan lain sebagainya dengan penderita sifilis. Anda tidak perlu menjauhi orang yang menderita sifilis tetapi anda harus menjauhi berhubungan seksual dengan orang yang menderita sifilis.

“[Tanyakan langsung dengan dokter mengenai penyakit raja singa]”

ciri ciri raja singa

Ciri-Ciri Orang Yang Terkena Penyakit Raja Singa

Ciri-ciri dan gejala penyakit raja singa pada pria akan berbeda-beda. Pada umumnya, diagnosa yang sangat susah dilakukan karena tanda-tanda awal dari penyakit ini sering dianggap sebagai gejala atau ciri-ciri penyakit menular seksual jenis lainnya. Sifilis memiliki tanda dan gejala yang mirip dengan penyakit herpes kelamin untuk itu jika anda mengalami gejala sifilis segeralah lakukan pemeriksaan dengan dokter untuk memastikan penyakit yang sesuai dengan ciri-ciri yang anda alami. Beberapa ciri-ciri atau gejala yang umum terjadi adalah:

Adanya luka didaerah kelamin, luka ini berbentuk luka kecil yang terbuka dan kadang disertai dengan rasa sakit. Beberapa orang yang mengalami gejala luka ini juga ada yang tidak disertai dengan rasa sakit. Sehingga banyak yang berfikir bahwa ini adalah luka yang biasa terjadi dan tidak menyadari bahwa mereka memiliki penyakit sifilis

  • Terdapat ruam pada daerah telapak kaki dan tangan.
  • Sakit saat buang air kecil.
  • Gatal di sekitar dan daerah kelamin.
  • Adanya pertumbuhan kutil kelamin juga merupakan salah satu ciri atau gejala dari penyakit sifilis.

 

Bagaimana penularan infeksi ini terjadi?

 penularan bakteri sifilis terjadi melalui aktifitas hubungan seksual yang tidak aman. Pria yang sering berganti-ganti pasangan seksual memiliki risiko yang besar untuk mendapatkan dan mengembangkan infeksi bakteri ini. Anda juga dapat tertular dengan melakukan hubungan seksual melalui anus yang biasa dilakukan oleh pria yang memiliki pasangan seksual sesama jenis. Jika anda melakukan hubungan seksual yang tidak aman seperti berganti-ganti pasangan seksual dan salah satu pasangan anda memiliki infeksi sifilis maka anda akan tertular infeksi ini saat melakukan hubungan seksual. Bakteri akan masuk melalui cairan yang ada pada tubuh dan berkembang serta menyerang daerah yang lembab pada tubuh anda.

“[klik jika ingin mengetahui lebih lanjut apa bagaimana penularan infeksi raja singa]”

 

Apakah sifilis dapat dicegah? Dan bagaimana penyembuhan penyakit sifilis?

Penyakit sifilis dapat dicegah dengan melakukan hubungan seksual secara monogami. Hubungan seksual monogami adalah berhubungan seksual hanya dengan satu pasangan seksual yang terbebas dari infeksi penyakit menular seksual jenis apapun. Ini dapat membantu anda terhindar dari penularan penyakit kelamin, menggunakan kondom saat berhubungan seksual merupakan pencegahan kecil yang dapat anda lakukan agar tidak tertular penyakit kelamin sifilis atau jenis penyakit kelamin menular lainnya.

Penyembuhan sifilis atau pengobatan untuk infeksi sifilis harus dilakukan dengan bantuan dokter. Dokter akan melakukan pemeriksaan terhadap kesehatan anda dan menentukan tindakan pengobatan yang tepat untuk mengobati penyakit sifilis yang anda alami. Apabila anda membutuhkan pengobatan untuk penyakit sifilis hubungi segera klinik apollo 0812-3388-1616.

konsultasi