BARTOLINITIS

Bartolinitis

Bartolinitis adalah Infeksi pada kelenjar bartolin atau bartolinitis juga dapat menimbulkan pembengkakan pada alat kelamin luar wanita. Biasanya, pembengkakan disertai dengan rasa nyeri hebat bahkan sampai tak bisa berjalan. Juga dapat disertai demam, seiring pembengkakan pada kelamin yang memerah. Pada Bartholinitis akut terjadi kelenjar membesar, merah, nyeri, dan lebih panas dari pada daerah sekitarnya. Isinya cepat menjadi nanah yang dapat keluar melalui duktusnya, atau jika duktus tersumbat, mengumpul didalamnya dan menjadi abses yang kadang-kadang dapat menjadi sebesar telur bebek. Lama kelamaan cairan memenuhi kantong kelenjar sehingga disebut sebagai kista (kantong berisi cairan). Kuman dalam vagina bisa menginfeksi salah satu kelenjar bartolin hingga tersumbat dan membengkak.

Kuman yang berada di sana bisa jalan-jalan ke wilayah lebih dalam, yaitu vagina. Peradangan di vagina ini sering disebut vaginitis, biasanya diikuti rasa nyeri saat bersenggama. Jumlah kuman pun makin lama makin banyak. Dan ketika daya tahan tubuh semakin menurun, kuman-kuman akan makin leluasa menjelajah bagian lain, mulut rahim misalnya, sehingga menimbulkan servisitis. Biasanya, virus yang sering tinggal di daerah mulut rahim adalah human papilloma virus (HPV). Virus inilah yang menyebabkan infeksi, cikal bakal kanker rahim. Parahnya, jika terus menjalar, ia juga bisa menimbulkan radang panggul. Radang panggul terjadi jika mikroba sudah menembus rongga perut. Salah satu mikroba yang senang bermain di sini biasanya adalah klamedia. “Mikroba ini sangat berbahaya, lantaran bisa bersemayam di saluran telur dan menyumbat saluran ini. Saluran yang tersumbat ini akan menyebabkan sel telur tak bisa keluar saat pembuahan, dan mengakibatkan kemandulan.

Tanda-tanda dan gejala-gejala penyakit Bartolinitis

  • Pada vulva terjadi perubahan warna, kulit,membengkak, timbunan nanah dalam kelenjar, nyeri tekan.
  • Kelenjar bartolinitis membengkak, terasa nyeri sekali bila penderita berjalan atau duduk, juga dapat disertai demam
  • Kebanyakkan wanita dengan penderita bartolinitis ini datang ke PUSKESMAS dengan keluhan keputihan dan gatal, rasa sakit saat berhubungan dengan suami, rasa sakit saat buang air kecil, atau ada benjolan di sekitar alat kelamin.
  • Terdapat abses pada daerah kelamin
  • Pada pemeriksaan fisik ditemukan cairan mukoid berbau dan bercampur dengan darah.

Penyebab terjadinya penyakit Bartolinitis

  • Bartolinitis disebabkan oleh infeksi kuman pada kelenjar bartolin yang terletak di bagian dalam vagina agak keluar. Mulai dari chlamydia, gonorrhea, dan sebagainya. Infeksi ini kemudian menyumbat mulut kelenjar tempat diproduksinya cairan pelumas vagina
  • Infeksi alat kelamin wanita bagian bawah biasanya disebabkan oleh virus : kondiloma akuminata dan herpes simpleks, amur : kandida albikan, protozoa : amobiasis dan trikomoniasis dan bakteri : neiseria gonore.
  • Infeksi alat kelamin wanita bagian atas bisa disebabkan virus : klamidia trakomatis dan parotitis epidemika, jamur : asinomises, bakteri : neiseria gonore, stafilokokus dan E.coli

Silahkan hubungi kami dan konsultasikan masalah penyakit yang anda derita, penyakit yang anda derita Sembuh dalam waktu yang relatif singkat. Jika ingin info lebih lanjut, hubungi call center kami secara langsung via SMS ataupun Telepon.